Langit, Terima Kasih Bumi…
”Yah, capek bung jadi prajurit,” ”kerja lagi, kerja lagi,” ”aduh..males sekali kerja !.” Kalimat itu hampir selalu aku dengar jika aku ketemu dengannya, di tempat tongkrongan pinggir jalan Saharjo atau di mana saja. Biasanya, sambil isap rokok menatap ke depan dengan mata kosong.
Itulah manusia, selalu ada yang bolong dalam setiap tapak yang dipijaknya. Selalu ada yang kurang dalam setiap langkah yang dilaluinya. Bagiku, rasa bolong dan kurang itu merupakan mekanisme jiwa yang sengaja diciptakan agar manusia bergerak progress ke arah yang lebih baik. Manusia menjadi dinamis, tidak statis. Zaman pun lahir.
Bukan itu masalahnya. Kadang manusia ingin mendaki langit, tapi lupa berterima kasih kepada bumi yang memberikan kehidupan. Ingin maju, tapi tidak berterima kasih pada diri sendiri atas posisi yang dipijak, lupa jika dulu pernah mengimajikan posisi yang ditempatinya sekarang ini.
Melihat saudara tua bersekolah, bermimpi ingin cepat sekolah. Tapi saat bisa sekolah, mengeluh. Ketika teman-teman sebaya kuliah, ingin merasakan dunia kampus. Tapi begitu jadi mahasiswa, mengeluh. Teman-teman seangkatan wisuda, ingin bergelar sarjana. Waktu gelar itu direngkuh, mengeluh. Disaat menganggur, ingin mendapat kerja. Tapi ketika bekerja, mengeluh.
Memang benar apa yang dikatakan John Dewey bahwa berhasil meraih tujuan adalah titik awal tujuan baru. Tetapi menuruku, tujuan baru itu akan bergerak ke arah yang progressif ketika seseorang memainkan perannya dengan baik dalam status yang diembannya. Bukan dengan keluhan yang terlafal. Hhmmmmmm…..

Jangan mengeluh itu kuncinya … ikhlas, bahwa ALLAH memberikan hanya yang terbaik, kan hanya DIA yang tahu mana yang terbaik untuk kita, jadi manusia sok tahu lah kalo ngeluh terus :)
sesungguhnya mengeluh merupakan tanda orang yang tidak mensyukuri nikmat-Nya.
dan barang siapa tidak mensyukuri nikmat Allah, sesungguhnya adzabNya sangatlah pedih.
dan hanya orang yang senantiasa bersemangatlah yang mampu mengundang sukses ke dalam hidupnya.
semangat!!
terimakasih mas telah meluangkan waktu tuk bersilaturahmi ke gubuk ane.
salam persaudaraan!!!
Stop worrying, start living.
Seorang teman akhirnya memutuskan demikian ketika dia menyadari bahwa sebetulnya ada banyak hal yang patut dia syukuri tapi tak pernah terlihat.
Jadi bersyukurlah..
Kita bukanlah produk Tuhan yang gagal.
Kita bahkan adalah masterpiece Tuhan yang Maha Hebat.
Makasih Mas…
Saya juga sedang banyak belajar untuk tidak mengeluh… :)
^_^ Saya tertarik dengan kalimat ini : “Bagiku, rasa bolong dan kurang itu merupakan mekanisme jiwa yang sengaja diciptakan agar manusia bergerak progress ke arah yang lebih baik. Manusia menjadi dinamis, tidak statis. Zaman pun lahir.”
Saking menariknya, saya mesti merenung untuk memahaminya…!
[nanti saya balik lagi ya...] :D
itulah manusia yang tak pernah puas apa yang telah di gariskan olehNYA, jadi intinya yach KUDU SABAR n’ IKHLAS :D
trimakasih telah diingatkan kembali :)
Itu salah satu dari sifat manusia, selalu memandang ke atas, nggak pernah merasa cukup…
Manusia sering lalai dalam mengingatkan diri akan keinginannya yang tidak ada batasnya. Namun ketika manusia mau menyadari kelalaiannya bahwa kebutuhanlah yang prioritas.
segala sesuatunya tidak ada yang instan, begitujuga mie instan. Tidak ada sesuatu yang jadi hanya dalam waktu sekejap. Hanya Tuhan yang mampu membuat segala sesuatunya dengan sekejap. So, kuncinya Hanya Mensyukuri Hidup dan bersedia memaknai dalam berproses.
Rudy Hartono menjadi atlet yang yang tak terkalahkan di All England selama delapan kali berturut-turut pun melalui proses yang panjang. di mana Beliau setiap hari harus banggun jam lima pagi dan berlari selama lima tahun. Dan fakta membuktikan bahwa Beliau menikmati jerih payahnya. dan beliau mensyukuri nikmat tersebut.dan beliau selalu ingat “Jangan pernah menyakiti diri sendiri dan juga orang lain.” dan BErsyukur.
very inspiring….
:)
salam kenal mas…
“Ingin maju, tapi tidak berterima kasih pada diri sendiri atas posisi yang dipijak”
Saya sangat suka kalimat ini!! Inspiring bgt bgt buat saya! Saya akan katakan kalimat ini buat ayah saya!! Dia mengalami masa2 yang sulit sekarang!! terimakasih…atas tulisannya… saya serasa mendapat air sejuk…
hai cowok, pa kbr? lama gak bertandang…
SETUJU!!!!saiah jadi tersadar dari lamunan saiah..hehe
salam,
Kpan nech ada bahan share pikiran lagi?
“kata-kata adalah cara pandang manusia”.
salam,
Kpan nech ada bahan share pikiran lagi?
“kata-kata adalah cara pandang manusia”.
salam semua sahabat yang sudi mampir disini, khususnya….. :
@ rindu
aku sepakat banget de…petuahmu sll menyentuh..tlsn diblogmu nyaman bgt dibaca..
@ ahsinmuslim
smg q tdk termasuk org yg tdk bersyukur ya…syukron !!
@ jeunglala
Jadi bersyukurlah..
Kita bukanlah produk Tuhan yang gagal.
Kita bahkan adalah masterpiece Tuhan yang Maha Hebat.
@ insansains
tengkiyu..sm2 bljr…
@ Ly
yah, mgkn seperti itulah ly…
@ theloebiz
sama2 ibu penganten baruu….hehe
@ redesya
krn itulah dibuat t;sn ini, sambil ngingetin diri sendiri
@ desag
kita bljar dr mas Rudi…tengkiyu yah..
@ yessymuchtar
salam kenal juga mbak yessy…..
@ ayaw_jewelzt
semoga ayah bisa klr dari masa2 yg sulit itu
@ kita
untuk KITA semua…
@ desag
wah, ta bls lg yah..komenya…heheee
aq suka mengeluh tp mengeluh untuk berpikir agar besok mnjadi lebih baik,cukup mengeluh untuk diri sendiri n jadikan motivasi….
langit trimakasih bumi…yoommmaannnn
hehehe..sepakatt..