MASA DEPAN

PAGI, 13 Mei 2008, familiku yang akan diwisuda 17 Mei ini di Unibraw Malang kirim pesan via SMS. “Man…Pernah g’ takut ngehadapi masa dpn, mau kemana ?, jadi apa ?, dll”. Sebuah pertanyaan yang mungkin juga pernah aku dan anda alami. Masa depan, sebuah ruang dan waktu yang tidak mampu kita deskripsikan secara nyata, dia mengendap dalam imaji asa yang mendalam pada diri kita. Masa depan tidak terdefenisikan, tapi bisa kita raba.  

Masa depan kadang berjalan linier, kadang zig-zag, tanpa prediksi. Tapi, semua orang menasehati agar kita tidak boleh putus asa terhadap masa depan. “Heheee…itu biasa saudaraku ..baru sarjana memang gamang..hadapi dan nikmati saja. Kadang rasa itu pernah muncul dalam diriku juga..”. Begitu saja aku jawab SMS saudaraku itu.

Bagaimana dengan anda sobat ? Pernahkah ? Share dong…. 

Iklan
MASA DEPAN

31 pemikiran pada “MASA DEPAN

  1. Iya kita memang tidak bisa menebak apa yg akan terjadi nanti…
    Yg jelas kita hanya bisa berdoa kepada sang Pencipta Alam semesta, agar keinginan kita terkabul..
    Tetap semangat ya mas…

  2. masmoemet berkata:

    hmm perasaan yg sama dengan perasaanku ketika semester akhir :)

    disatu sisi pgn cpt lulus
    sisi lain bingung mo ngapain setelah lulus

    akhirnya ….

    ( bersambung ) -> kl Tuhan ngijinkan :)

  3. Waktu lulus dulu yang kira-kira saya miliki itu semangat dan keyakinan kalau semua akan baik adanya.
    Dulu saya juga bukan mahasiswa jenius :grin:
    Meskipun bukan pekerjaan yang “wah”, dan dulu kontrak, saya bersyukur bahwa saya dulu mendapatkan pekerjaan pertama saya sekitar 20 hari sesudah lulus.
    Setahun kemudian mendapatkan pekerjaan permanen di tempat lain, meski sampai sekarang masih juga mengirimkan lamaran pekerjaan ke tempat lain :mrgreen:
    Maksud saya, saya yakin semua akan diberkati jika kita jujur dan sungguh-sungguh.

  4. teringat tulisan lama tentang stage-3 dan mimpi-mimpi. kita “hidup” karena kita masih punya mimpi. jika tidak, kita sesungguhnya sudah mati sebelum ajal benar-benar menjemput kita.

    menatap masa depan haruslah dengan keyakinan dan kekuatan hati, bahwa kita mampu menghadapi hari ini.

    maka, bermimpilah.. tapi jangan lupakan bahwa kita sedang hidup hari ini!!

    salamhangat.
    berbagi cerita...

  5. yang pasti jangan pernah menyerah kalau gagal. Tuhan itu sudah mengatur yang terbaik. Tapi kudu tetep berusaha. CEmas? wajar, manusiawi tapi jangan larut lahh…

  6. Okta Sihotang berkata:

    jujur seprti saya sekarang ini, dah mau wisuda and deg – degan takut g dapat pekerjaan yang layak (lagian aku orang OON – g bisa diandalkan) :(

  7. sampe skrg pun aku msh meraba2 spt apakah masa depanku kelak..
    sempet tergoda tuk pake mesin waktu buat ngintip kejadian masa depan..
    tp ga asik klo dah dpt contekan..
    nantinya ga da excitementnya lg…

    ya sudah..
    nikmati ajah ;)

  8. Masa depan? Apa itu? Susunan kata yang tidak dimengerti, apalagi isinya. Bukankah hari ini adalah masa depan bagi yang kemaren. Emangnya kita jadi apa hari ini dari masa depan kemaren…..Begitu juga esok….Bukankah masa depan selalu mengancam setiap manusia, membuat orang takut dan ketakutan, cemas.
    Masa depan? Suatu masa yang mesti dihadapi oleh setiap orang. Karena itu, masa depan bukanlah hal yang perlu ditakuti. Yang terpenting adalah melakukan sesuatu saat ini. Jangan pedulikan bagaimana esok nanti. Jika terus berpangku tangan berpikir masa depan, maka pusing juga lho…
    Aku tak pernah berpikir masa depan….Hidupku terasa puas jika dalam setiap jam ada sesuatu yang bisa dilakukan secara berarti dan signifikan. Aku yakin, sekecil apapun yang dilakukan saat ini berimplikasi terhadap masa-masa mendatang. Tapi, hidup bukanlah matematika yang bisa dihitung. Ada faktor lucky yang tidak bisa dihiraukan oleh siapa saja. Maka berdoalah…..

  9. aal berkata:

    masa depan bisa diterka jikalau kita punya sesuatu yang berharga dalam hidup. lah, sampe sekarang km juga belum punyak cewek man, ya wajarlah kalo meresahkan masa depan. lepas dululah benderanya. ganti dengan bendera yang bernyawa. setidaknya itu bisa mengurangi kecemasanmu nak… selebihnya, baik2 ya di Jkt, ingat pesan mbok, jangan naka! :-)

  10. tc berkata:

    jalani saja sebaik mungkin…agak dimasa depan tidak kecewa karena telah menyia2kan waktu dan kesempatan..
    (dewasa yah saya…) :P

  11. @ hanggadamai
    oke tengkiyu kang, akan saya sampaikan juga pesan dan doanya ke familiku..

    @ joey d’ juve
    wah masak gara-gara ilfil sama hanggadamai nggal mau komen sih kang ?!, pas bengtt dgr postingan diblog kang joey nih

    @ masmoemet
    waduuuhhh, kira2 kalo gitu salah sapa yah mas ? :)

    @ sigid
    thanks banget atas share pengalaman dan masukannya…berarti banget buat familiku dan mungkin juga aku … :)

    @ bangzenk
    mimpi adalah harapan yg menjadi energi untuk hidup….thanx

    @ kucingkeren
    tengkiyuuuuu banget mba’

    @ langitjiwa
    pasti LANGIT akan membuka tabir masa depan kita, mungkin begitu ya kang ?

    @ natazya
    semoga aja tidak putus asa dengan masa depan besok yah…hihiiiii…mer berjuang. ayo rampungkan skripsinyaa !!!!

    @ raffaell
    wah, butuh ditiru nih dong….!!

    @ okta Sihotang
    semangat dong !!!

    @ theleobizz
    hidup memang harus dinimati ya…. ayo raba masa depan, masalahe kalo nyontek ntar dijitak sama malaikat !!:)

    @ hatim gazali
    mmm luar biasa komenya pak hatim, aku sudah nunggu dari dlulu nasihat dan petuah yang berisi seperti ini…tengkiyu tim

    @ aal
    Nggak kayak kamu, sudah satu kampus, satu fakultas, satu organisasi, untung aja nggak satu kelas…dasar JAGO KADANG !! :), di luar kampus dong, kayak aku dulu…..

    @ ulan
    waduh aku justru ngeposting ini karena susah ngedefenisikan masa depan ?? :) :) :)

  12. ghozan berkata:

    biasalah kalo orang lagi kuliah pasti pengennya cepet2 lulus… pas udah lulus bingung lagi mo kerja dimane…

  13. Bingung tentang masa depan. Yang pasti sih tentukan target kemudian berusaha atau action untuk mencapai target.

    Dulu saya pas baru lulus kuliah juga gitu. Bingung mau jadi apa. Kerja di bidang apa atau posisi apa. Apalagi target perusahaan yang ingin saya lamar, malah tidak tercapai. Karena saya jatuh sakit dan harus opname. Kesempatan itu terlewat begitu saja.
    Ternyata setelah sembuh, saya berkesempatan melamar di perusahaan tempat saya skrg bekerja dan diterima. Dan malah saya senang dan bersyukur bekerja di perusahaan ini sampai skrg.

    Jangan takut akan penolakan atau kegagalan. Penolakan atau kegagalan itu adalah cara Yang Kuasa untuk menuntun kita ke kesuksesan yang lebih baik dan yang sesuai dengan rencana NYA.

  14. sblmnya … salam kenal dulu yach.. and jangan lupa membalas untuk ngasih komentar loe yang kritis, cerdas tapi jenaka atas tulisan2 di blog gw. komentar ini anggap aja komentar dari orang iseng2 .. so jangan liat content-nya tapi lihatlah maksud dari penulis yang ingin menambah temen .. hehehe….

    tentang masa depan.. gimana ya…
    masa depan sihhh ya.. rentetan kejadian2 tak berinterval (waktu) dan tentu tak terpisahkan dengan ruang (materi) dan berubah sesudah saat ini… hehehe

    tetapi rentetan kejadian tersebut bersifat kausalistis (berhubungan dengan sebab musabab) mengikuti hukum alam yang tak pernah berubah “wa lan tajida lisunnatillah tabdiilaa wa lan tajida lisunnatillahi tahwiilaa”

    dah tentu aspek keperubahan yang terikat dengan kausalitas tersebut bersifat sangat luas, interkonektif, integratif (berada dalam totalitas), kompleks, dan kita semacam biji yang diterbangkan kesana-kemari dalam hubungan tersebut, koz that kita gak bisa ngramal ke depan apa sihhh.. yang akan terjadi…..

    tapi ya.. kita sebagai seorang muslim kudu tawakkal… harus bisa memadukan antara nasib/takdir yang sudah ditetapkan pada kita, tetapi sekaligus sebagai makhluk historis (pencipta sejarah), ya…. ngikutin Stephen J Covey lah… kita kudu proaktif, kita harus menentuin apa yang harus kita lakukan sesuai dengan faktisitas kita (keadaan, kemampuan, kondisi dan konteks) serta menyadari bahwa apapun yang kita lakukan dan hasil apapun tidak lepas dari Allah yang menentukan segalanya.

  15. @ wennyaulia
    lho kok jadi males…ysdh klo malezzz, ditunda aja terus lulusnya.. :)

    @ ghozan
    betul banget apa kamu bilang zan…seperti keluar dari masalah untuk masuk ke maslaah baru aja yah…waduh,waduh…

    @ zoel chaniago
    aku ikut juga ah…mikirin masa skrg ja deh… :)

    @ EsTehTawar
    thanks atas motivasi dan nasehatnya…amin…emang hidup ini adalah perjuangan…hmmm

    @ mZ.Anggie
    siappp…hidup sekali, maka nikmatin aje..!!! hahaaa

    @ aal
    hohooo….tumben komen yg serius al ?…..

    @ Edi Psw
    tengkiyu banget mas….

    @ realylife
    aku doakan juga kang, emoga dimudahkan dalam menggapai mimpi dan masa depan

    @ sucikeren
    hihiii…belom wisuda aja sudah ngalami, bagaimana kalo sdh wisuda nanti yah…btw, smg bisa mengatasi sglnya juga yah…

    @ akhmadarifin
    nasihat yang bijak dan penuh makna. tengkiyu atas komen dan masukannya yg panjang..btw, aku kunjungi blogmu, waduh kok nggak bisa nitipz komen….? :(

    @ gundul
    waduh, ospi ketiga ada nggak kang…karena tidak mau meninggalkan dan ditinggalkan…hehe :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s